Saya Bukan Ketua Partai, Saya Presiden

Senin, 14 Agustus 2023 – 12:38 WIB

Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan, bergabungnya Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Partai Gerindra dan PKB mendukung Prabowo Subianto sebagai capres di Pilpres 2024, bukan menjadi urusannya.

Baca Juga :

Golkar-PAN Dukung Prabowo, Olly: Mungkin Lebih Nyaman di Sana daripada dengan PDIP

Kata Kepala Negara, urusan koalisi seperti yang dilakukan Golkar dan PAN yang mendeklarasikan diri mendukung Prabowo pada Minggu 13 Agustus 2023 kemarin, itu merupakan kewenangan dari masing-masing partai politik.

“Ya itu urusannya partai-partai lah. Urusannya Golkar, urusannya PAN, urusannya Gerindra, urusannya PKB. Itu urusannya partai-partai,” kata Presiden Jokowi, di Istana Negara Jakarta pada Senin, 15 Agustus 2023.

Baca Juga :

Golkar Dukung Prabowo Bangun Koalisi Besar, Begini Respons Sandiaga

Golkar dan PAN saat deklarasi dukung bacapres Prabowo Subianto.

Selain itu, Jokowi menegaskan 4 ketua umum partai politik tidak ada komunikasi ketika ingin melakukan kerja sama politik untuk Pemilu 2024. Sebab, kata dia, itu merupakan ranah ketua umum partai politik.

Baca Juga :

Kerja Konkret di Bidang Pendidikan, PAN Peduli Pesantren dan Madrasah

“Nggak, nggak. Itu urusan mereka. Urusan koalisi, urusan kerja sama. Saya bukan ketua partai. Saya Presiden,” jelas dia. 

Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) resmi bergabung dengan koalisi yang dibangun Gerindra dan PKB. Kedua partai itu sepakat untuk mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju pada Pilpres 2024.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *