Pemimpin Indonesia sebagai Pemain Tengah di Dunia Internasional



Hal ini disampaikan pengamat Politik Internasional, Teguh Santosa, dalam acara peluncuran buku “Anies Baswedan The Rising Star” di Markas Timnas Amin, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/1).

“Anies ini terlambat jadi presiden, tetapi sesungguhnya tidak ada kata terlambat toh,” kelakar Teguh, disambut tawa dan tepuk tangan peserta.



Jurnalis senior ini membeberkan, kualifikasi pemimpin yang dibutuhkan masyarakat dunia saat ini adalah sosok yang bisa menjadi pemain tengah.

“Orang hanya bisa jadi pemain tengah kalau dia punya nilai, sehingga dia tidak bisa ditarik ke atas, tidak bisa ditarik ke bawah,” tegas Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) itu.

Dosen Hubungan Luar Negeri Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu menambahkan, dengan situasi seperti sekarang ini, Presiden Indonesia ke depan tidak boleh yang sembarangan.

“Orang seperti apa yang dibutuhkan dunia untuk bisa bermain di situasi seperti itu, ya bukan orang yang kaleng-kaleng,” tegas Teguh.

“Tapi orang yang punya karakter, orang yang punya rekam jejak, orang yang punya rekam karya, orang yang mendapat pengakuan, karena itulah yang dibutuhkan,” tandasnya.

Peluncuran buku ini turut dihadiri Co-Kapten Timnas Amin, Thomas Trikasih Lembong, dan Deputi Media dan Komunikasi Timnas Amin, Saur Hutabarat. Dipandu moderator Teguh Juwarno.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Warga Medan Bisa Berobat Gratis Pakai KTP, Menko PMK Puji Bobby Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *