PDIP Persilahkan, PPP Mengaku Tidak Memikirkan Untuk Batalkan Dukungan ke Ganjar Pranowo

Selasa, 15 Agustus 2023 – 09:33 WIB

Jakarta – PDI  Perjuangan mempersilahkan Partai Persatuan Pembangunan atau PPP cabut, jika memaksakan Sandiaga Uno sebagai cawapres. Belakangan PPP mengaku, tidak ada niat untuk meninggalkan koalisi bersama PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

Baca Juga :

Cinta Mega Resmi Dipecat Buntut Main Game Slot saat Rapat Paripurna

Itu ditegaskan oleh Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi. Politisi yang akrab disapa Awiek, itu menegaskan partai berlambang Ka’bah tersebut tidak ada niat untuk meninggalkan PDIP dalam kerja sama politik pada Pemilu 2024. PPP telah sepakat untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024.

“Sampai saat ini tidak ada kepikiran dari PPP untuk meninggalkan kerja sama politik dengan PDI Perjuangan, yang sudah menetapkan Pak Ganjar,” kata Awiek melalui keterangannya pada Selasa, 15 Agustus 2023.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berswafoto dengan Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sekjen PPP Arwani Thomafi usai melakukan pertemuan di kantor pusat PDIP, Jakarta, Minggu, 30 April 2023.

Baca Juga :

Golkar dan PAN Ikut Koalisi Prabowo, Surya Paloh: Bagus Sekali

Jelas dia, PPP telah mengambil keputusan mendukung Ganjar Pranowo melalui mekanisme internal yakni keputusan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) ke-V PPP.

“Karena keputusan Rapimnas V itu bulat total semuanya mendukung Pak Ganjar sebagai calon presiden,” ujar anggota DPR RI ini.

Bukan cuma itu, Awiek mengatakan Keputusan Rapimnas ke-VI PPP juga merekomendasikan Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil presiden untuk mendampingi Ganjar Pranowo.

“Ada dua keputusan yang berbeda, satu keputusan Rapimnas bulat mendukung Pak Ganjar sebagai calon presiden. Kedua, merekomendasikan Pak Sandi sebagai calon wakil presiden dan mengkomunikasikan dengan PDI Perjuangan,” ungkapnya.

Baca Juga  Sempat Tertunda, Sidang Lukas Enembe Hari Ini akan Hadirkan 4 Saksi

Oleh karenanya, Awiek menyebut tidak mudah untuk mengubah dua keputusan tersebut. Sebab, kata dia, pengubahan keputusan perlu melalui Rapimnas dan sejauh ini belum ada agenda untuk kegiatan tersebut.

“Jadi tidak serta merta kita berubah begitu saja, ada mekanismenya. Keputusan Rapimnas itu hanya bisa dianulir oleh Rapimnas. Sampai saat ini belum ada agenda menggelar rapimnas,” pungkasnya.

PDIP Persilahkan Cabut

Baca Juga :

Ribuan Simpatisan Banteng Geruduk Markas PDIP Bali, Apa Masalahnya?

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP mempersilakan PPP cabut atau keluar dari kerja sama politik pendukung Ganjar Pranowo, jika Ketua Bappilu DPP PPP, Sandiaga Uno, tidak dipilih sebagai bakal cawapres. 

Sebab, PDIP mengklaim mengedepankan prinsip kesukarela dan tidak ada paksaan dalam menjalin kerja sama politik.  Demikian disampaikan Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 14 Agustus 2023.

Halaman Selanjutnya

“Monggo (kalau PPP mau hengkang). Lagi-lagi kan bagi PDI Perjuangan kerja sama politik itu dasarnya harus kesukarelaan,” kata Basarah. 

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *