Kerap Dilabeli Antitesa, Anies: Itu Kesimpulan Pengamat



Predikat antitesa itu pun disinggung salah seorang mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, Makassar, Ahmad Fauzan, yang menanyakan hal itu secara langsung kepada Anies.

Momen itu terjadi saat bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu menjadi pembicara tunggal dalam diskusi bertajuk ‘Unhas Indonesian’s Leaders Talk Anies Baswedan’, di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Minggu (24/9).



“Sebagai antitesa perubahan, rencana apa yang anda tawarkan untuk negara dan bangsa ke depannya?” tanya Fauzan, seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL dari Channel YouTube Refly Harun.

Menanggapi “tudingan” antitesa itu, Anies tampak santai. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu lantas menjelaskan tentang visinya.

“Kalau boleh saya sampaikan, yang mau ditawarkan bukan antitesa, karena kita bukan dalam rangka antitesa kepada siapapun yang ada sebelumnya,” tukas Anies, disambut riuh tepuk tangan mahasiswa.

Dia juga mengatakan, Pemilu menjadi momentum untuk menengok kembali, apakah cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 sudah terlaksana, atau justru melenceng dari relnya?

“Jadi yang kami sampaikan bukan menjawab apa yang kemarin dikerjakan, tapi memastikan bahwa kita ke depan bisa meraih adil dan makmur seperti yang dicita-citakan (pendiri bangsa),” jelasnya.

“Ketika dikerjakan ada yang sifatnya sintesa, ada yang sifatnya antitesa, tapi itu kesimpulan pengamat, bagi kita arahnya tetap ke depan,” tandas Anies.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Ovidio Guzmán video twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *